Tuesday, April 7, 2009
haiku lorenzo blues
aku mencari
rumah dalam sepasang
gelap matamu
sengat membiru
berurat nadi lengan
hijau malamku
pandang demi pandang
sepasang ombak saling berkejar
debur seperti memenuhi rongga dadaku
aku memandang laut
wajah lazuardi seperti memanggilku
mataku bergetar memandang terang matamu
Thursday, April 2, 2009
pukul tiga
pertempuran malam dan pagi
seekor capung mabuk
terbang rendah dalam kepala
segelas kopi hambar
pipi berminyak
asap tembakau melarat jauh
malam yang celaka
mata jatuh tersungkur
dalam kepung cahaya sipit lampu
antara ingin dan enggan
mengingat dan melupakanmu
di seberang pandang
bulan terisak
wajahnya yang teduh
terbayang di kaca jendela
semakin luruh diriku
ingin memandangmu
semakin punah diriku
jika mengecupmu
"Elöi, jangan tinggalkan aku"
Subscribe to:
Posts (Atom)